Hari
itu aku sendiri
Menatap
indahnya langit biru ditengah lapang
Bertajukkan
hiasan malam yang telah berlalu
Kemarin
hari yang membuat batinku tertekan
Sedemikian
hingga ku tak dapat membacanya
Penuh
air yang berlinang diatasnya
Entah
apa gerangan hingga bisa seperti itu
Kemarin
yang berlalu itu sedikit membuatku ingat akan sesuatu
Apa
itu....
Yah
aku ingat,,
Hari
itu pertama kali aku kenal dengannya
Bertemakan
pertemanan biasa saja
Yang
datang dari pulau sebrang ,menghuni ditempat yang baru
Alangkah
eloknya pulau nan jauh disana
Tempat
itu menjadikan inspirasi baruku
Sampai
yang dulu aku tak mengingatnya lagi
Apa
kabarnya?
Dimana
dia?
Apakah
dia masih hidup?
Tak
sempat lagi aku terbayang lagi sedikit wajahnya
Hingga
berlalu begitu saja
Aku
laki-laki yang tak ingin dibuat olehnya sebuah perkataan yang tidak mengenakkan
Maafkan
aku yang telah melukaimu
Aku
sadar bahwa hari ini adalah hari dimana aku telah tiada didekatmu lagi
kini
aku bersama yang lain ,tidak lagi denganmu lagi
Mengapa
bisa seperti ini ??
Hari
ini saksi bisu dalam sebuah perjalanan kehidupan
Untuk
menggapai hal yang baru dan indah itu sukar rasanya
Hingga
badai pun menerpa
Hujan
tak henti-hentinya melukai perasaan yang sedikit sensitif akan hal ini
Aku
merasa bersalah dengan semuanya
Dengannya...
Denganmu...
Denganku...
Hari
ini manusia berkata bahwa dunia ini fana
Tidak
bisa berlandaskan lagi hal yang benar
Tidak
lagi berasosiasi kepada hal yang nyata
Namun
mereka mengganggap semua itu kotor
Dimana
dunia kita
Kalau
hal ini dianggap tidak biasa
Mereka
hancur lebur diterpa tanah
Hingga
tulang belulang tersisa
Aku
tak mau seperti itu kawan
Aku
ingin hari ini lebih baik dari hari kemarin
Tak
ada lagi gunanya bersusah payah lagi
Bukannya
kita mau hidup yang enak
Tinggalkan
masa lalu itu bukan mudah
Seperti
membalikkan telapak tangan kita
Padahal
era kita semakin kedepan
Tidak
bisa lagi kembali kebelakang
Hari
ini sekedar tawa kecil yang ada di bibirku
Apakah
mungkin kau dan aku satu??
http://denyupi.tk/




